belajar dari pakar kelas dunia

LOMPATAN teknologi informasi melahirkan banyak terobosan di dalam sendi-sendi kehidupan lainnya. Di antaranya bidang pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Kini kita bisa belajar dari pakar kelas dunia.

Akses terhadap ilmu pengetahuan berkualitas tak harus duduk di bangku perkualiahan universitas ternama. Belajar dari pakar kelas dunia di bidang apa pun menjadi mungkin.

Kita bisa mengikuti pelajaran dari master, doktor, hingga guru besar ternama di mana pun dan kapan pun kita mau. Bahkan, beberapa di antaranya bisa diakses gratis.

Platform belajar dari pakar

Coursera menawarkan kursus di berbagai bidang studi yang diampu para pengajar terkemuka dari universitas-universitas top di dunia.

Edx juga menawarkan hal serupa dengan materi pelajaran dari para pengajar universitas terbaik seperti Harvard, MIT, Stanford, dll.

Penyelenggaraan kursus online dan gratis kini juga dilakukan organisasi sejenis di Inggris dan Jerman. Kelas gratis dari universitas Inggris bisa diakses di futurelearn sedangkan yang dari Jerman adalah iversity.

Misalnya saja pengalaman seru belajar strategi daya saing dari pakar tersohor Jerman ini.

Fleksibel

Tentu saja minat pribadi paling utama. Ini adalah peluang bagi kita semua baik yang terdaftar di kursi perguruan tinggi ataupun yang telah aktif di dunia kerja, baik bekerja sebagai karyawan ataupun memiliki bisnis sendiri.

Kelas online yang ditawarkan itu memiliki silabus sebagaimana bila kita belajar di perguruan tinggi. Beberapa silabus dan materi bacaan hingga tes dan model soalnya beberapa diantaranya mirip dengan apa yang saya dapat ketika duduk sebagai mahasiswa magister di Universitas Indonesia.

Berbobot

Struktur materi, waktu pertemuan, pekerjaan rumah, kuis, hingga ujian akhirnya. Bahkan, beberapa diantaranya saya nilai lebih berbobot. Bedanya, kita tidak bisa berinteraksi langsung dengan para pengajar ataupun teman kuliah. Namun, hal itu terjembatani dengan video kuliah dan link buku teks yang harus dibaca serta kuisnya.

Untuk berinteraksi dengan teman kuliah, disediakan forum diskusi. Di situ, kita diminta mengawali dengan saling berkenalan kemudian tim pengajar memantik diskusi sesuai unit atau materi di pekan yang sedang dipelajari. Para peserta diberi kebebasan membuat thread diskusi yang relevan.

Menarikanya, mengikuti kursus ini kita benar-benar dipacu untuk belajar mandiri. Kita mengawali dengan menyimak video kuliah dan menyelesaikan kuis yang terdapat di dalamnya. Setelah itu kita diberikan bahan bacaan yang bisa didiskusikan melalui forum yang tersedia.

Selain forum statis seperti kalau kita diskusi di kaskus atau formu yang diselenggarakan media online seperti detik dan kompas, beberapa pengajar membuka forum tatap muka melalui google hangouts, skype, atau medium sejenis lainnya.

Untuk kursus yang membutuhkan praktik seperti belajar menulis berbahasa Inggris, kita diminta membuat jurnal harian. Tentu saja dalam bahasa inggris bisa dituliskan di blog ataupun dalam catatan pribadi. Nah untuk ini, saya masih belum bisa (oh, sedihnya saya).

Satu lagi, bila tertarik mengoleksi sertifikat, kursus ini juga menyediakan sertifikat. Tentu saja bagi mereka yang memenuhi kualifikasi. Awalnya coba-coba, jadi ketagihan. Tapi, dari puluhan kursus yang saya ikuti, baru satu sertifikat saya dapat.