Photo by Julia M Cameron on Pexels.com

Belajar menulis storytelling nonfiksi. Istilah storytelling sudah lazim dipakai dan dipahami sebagai bercerita. Dongeng. Storytelling nonfiksi adalah menceritakan berita atau peristiwa nyata dengan gaya penulisan fiksi atau mendongeng.

Inspirasi bagus dari 365 hari tuntutan menulis. Menggali ide, inspirasi, ilham di kepala dan mengalirkannya ke dalam tulisan setiap hari. Cara ini berguna untuk melemaskan urat syaraf tulisan. Biar tidak terlalu kaku.

Tulisan nonfiksi seringkali kaku. Banyak istilah rumit dan njelimet. Apalagi kalau isi kepala penulisnya ruwet. Itulah mengapa di lini masa media sosial sering ada curhatan akademisi tulisannya di media kalah populer dari berita tentang artis. Hana Hanifah artis FTV yang tersangkut kasus prostitusi online sudah berhari-hari menjadi trending topic di twitter.

Belajar menulis storytelling metode wordpress university

Belajar menulis storytelling dengan metode wordpress university katanya ampuh menajamkan tulisan para blogger senior. Ada beragam metode dan tantangan atau challenge. Misalnya saja discover prompts challenge. WordPress memberikan satu kata kemudian para blogger diminta menulis berdasarkan kata tersebut.

Blogging university mendorong blogger konsisten menulis. Ada panduan sekaligus tantangan agar bisa lulus dari “Blog?” menjadi “Blog!”

Dari “Blog?” dengan tanda tanya alias bingung mau menulis apa menjadi “Blog!” dengan tanda seru berarti sudah percaya diri dan konsisten menulis storytelling ke dalam website.

Blogging university menyediakan inspirasi, ide, dan materi memadai untuk belajar menulis storytelling. Materi belajar menulis storytelling dari dasar seperti membuat judul, paragraf, menyisipkan foto, hingga bagaimana menajamkan tulisan di tingkat advance atau mahir.

Langkah pertama agar berkembang dari “Blog?” menjadi “Blog!”

Menulis dalam perspektif piramida komunikasi

Piramida komunikasi. Sumber: Introduction to Communication Science by University of Amsterdam on Coursera

Panduan belajar menulis storytelling ini selaras dengan proses komunikasi dalam piramida komunikasi. Piramida komunikasi adalah sebuah konsep menggambarkan level komunikasi dan bagaimana ilmu komunikasi terhubung dengan disiplin ilmu lainnya. Ada 5 level komunikasi.

  • Komunikasi intrapersonal

Komunikasi intrapersonal terjadi dalam diri sendiri. Pergolakan pikiran atau apapun terlintas dalam benak diproses, dipikirkan, dikunyah, diresapi, hingga dimasukkan ke dalam hati sanubari.

Proses internal di dalam sendiri melihat sekitar hingga dunia dan akhirat. Semuanya diproses dalam diri sendiri. Level paling penting karena berhubungan dengan bagaimana mengolah inspirasi dan ide.

  • Komunikasi interpersonal

Komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara dua orang atau lebih. Dialog dengan teman, saudara, pasangan atau siapa saja. Ini berhubungan dengan bagaimana kita mendapatkan bahan tulisan. Kalau wartawan melakukan wawancara narasumber untuk mendapatkan berita, blogger bisa juga melakukan wawancara untuk mendapatkan bahan belajar menulis storytelling.

  • Komunikasi kelompok

Komunikasi kelompok adalah komunikasi pada sebuah organisasi, komunitas, keluarga dan sebagainya. Blogger perlu terlibat dalam sebuah komunitas untuk mendapatkan bahan tulisan dan juga segmen pembaca. Masuk dalam komunitas sesuai niche blog sangat membantu dalam pengembangan blog agar mendapatkan ceruk pembaca, traffic naik cepat, terindeks mesin pencari semacam Google, Bing, Yandex, Duck duck go.

  • Komunikasi institusi

Komunikasi institusi ini mirip-mirip dengan komunikasi kelompok, hanya saja skalanya lebih besar. Level institusi misalnya dalam partai politik, organisasi kemasyarakatan, atau perusahaan besar alias korporasi. Bahan tulisan belajar menulis storytelling sangat banyak dari sini dan menarik. Menulis storytelling tentang partai politik, ormas, atau korporasi akan sangat menarik dan mungkin mendatangkan lebih banyak pembaca.

  • Komunikasi sosial atau komunikasi massa

Pada level ini komunikasi dengan target audiens sangat luas. Karena menargetkan audiens sangat luas perlu media untuk menjangkau. Dari media kita mendapatkan jenis komunikasi semacam ini. Misalnya saja berita tentang Pak Presiden Jokowi marah kemudian berkembang isu reshuffle.

Terpopuler

Leave a comment

Tinggalkan Balasan