Facebook Ads dengan Konten Viral

Beriklan di Facebook (FB) Ads memang agak tricky. Kadang seenaknya di-banned, kadang juga seenaknya ditinjau dan harus mengajukan banding serta beragam drama lain mengenai iklan di FB Ads. Namun, value yang dijanjikan oleh FB Ads memang menggiurkan, sehingga tetap saja ke sana kembali meski prosedurnya agak tricky yaitu salah satunya dengan menggunakan konten viral.

Agar hasil iklan baik dan goals banyak, maka salah satu parameter yang harus betul-betul diperhatikan adalah konten. Konten yang berpotensi viral, tentu akan memiliki jangkauan lebih banyak dibandingkan konten yang biasa saja dalam nominal iklan yang sama. Untuk itu, simak poin-poin penting berikut ini dalam menghasilkan konten viral.

Poin Penting Konten Viral

1. Judul Harus Memikat

Sebuah Judul adalah killing point terbaik dalam beriklan di FB Ads agar konten viral. Judul tidak harus berlebihan tetapi langsung menembak salah satu sudut dari buyer persona. Misalnya saja, menembak rasa ketidak nyamanan, menembak rasa penasaran dan lain sebagainya. Misalnya saja, judul-judul berikut ini.

  • Anda Takut Ini? Jangan Khawatir! Saya Punya Solusinya.
  • Jangan Pergi Sebelum Membawa Ini
  • Tahu Nggak Kenapa Harus Memakai Ini
  • Termurah! Hanya Ada Di Sini

2. Konten Harus Punya Amunisi Lengkap

Yang dimaksud dengan konten harus lengkap dalam bahasan konten viral adalah amunisi pendukung dari iklan. Jika di iklan mainnya lewat caption singkat, maka bidik killing point dari buyer persona. Penjelasan mengenai struktur 5W 1H bisa lewat landing page atau WA customer service.

Jangan biarkan iklan berdiri sendiri, menjelaskan banyak hal panjang lebar hanya dari tampilan utama. Sangat tidak disarankan, karena ini akan membuat audience bosan. Jadi konten yang lengkap tidak hanya soal amunisi copy writing berupa AIDA, tetapi juga amunisi pendukung lain. Seperti, testimoni, proses produksi yang terjamin, alasan harus membeli dan lain sebagainya.

3. Konten Mudah Dipahami

Kalau judul sudah bombastis, struktur artikel sudah lengkap, maka jangan lupakan untuk mengemasnya secara sederhana dan mudah dipahami semua kalangan pembaca. Biasanya, konten yang disukai pembaca adalah jenis yang menjelaskan menggunakan poin-poin penting. Sehingga singkat jelas dan padat.

4. Menggunakan Sudut Pandang Unik

Mengingat konten viral memang kebanyakan adalah hal yang happening, maka cobalah menggunakan sudut pandang pembahasan yang tidak lumrah. Misalnya saja, ketika semua orang membahas derita dan kerugian mengikuti film Tilik, maka coba ambil sudut pandang yang membahas hal-hal positif dari adanya film Tilik.

5. Menyertakan Gambar Menarik

Kalau semua sudah rapi, maka waktunya mencari gambar paling memesona dan bombastis. Misalnya, semua orang ketika membahas keripik pedas akan menyertakan foto menarik dan merah merona dari keripik. Maka, cobalah mencari gambar yang paling dramatis atau paling membuat orang penasaran. Misalnya, mengambil foto keripik dengan bibir yang menampilkan ekspresi kepedasan, dan juga kilatan dari caramelis si keripik.

6. Target Pasar Luas

Poin ini sangat penting untuk menjadikan konten  viral, karena semakin luas pembaca, maka semakin lebar kesempatan untuk menjadi viral. Kuncinya, buat konten dengan tema universal dan dapat dibaca oleh banyak segmentasi umur serta kalangan dan tidak menyinggung hal-hal sensitive. Seperti, SARA, politik dan sejenisnya.

7. Memiliki Referensi Baik

Poin ini akan menegaskan orang lain untuk melakukan share tanpa ragu. Sebab, sebuah artikel akan memiliki nilai plus dan juga meraih kepercayaan pembaca jika memiliki sumber referensi yang jelas. Jadi, pembaca tahu, jika bukan hoax dan memang benar-benar fakta adanya.

Nah, itu dia 7 tips untuk menghasilkan konten viral yang bisa menaklukan FB Ads agar tidak boncos. Coba riset hal-hal yang sekiranya menjadi Uniq Selling Point, lalu kemas dengan 7 komponen di atas selain itu anda bisa memadukannya dengan cara memaksimalkan iklan di facebook. Selamat mencoba.