Waspadai Gejala Penyakit Pernapasan Berikut Ini! Sistem pernafasan sangat erat kaitannya dengan organ hidung, mulut, rongga hidung, tenggorokan, laring, trakea, bronkus, hingga paru-paru. Di dalam organ dan saluran tersebut terdapat pembuluh darah, diafragma, serta otot-otot pernapasan.

Ada pula pleura atau selaput paru-paru, tulang iga, dan juga alveoli atau kantung udara kecil yang ada di dalam paru-paru. Tak jarang, organ dan saluran ini mengalami gejala penyakit pernapasan.

Padahal kondisi dan koordinasi sistem pernapasan yang baik akan memastikan seseorang mampu bernapas dengan lancar.

Gangguan pada saluran pernapasan manusia, sering kali menyebabkan seseorang mengalami kesulitan bernafas. Kondisi ini terjadi karena tubuh mengalami kekurangan oksigen dan kesulitan membuang karbondioksida.

Gangguan Penyakit Pernapasan yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa gejala dari gangguan pernapasan yang patut Anda waspadai. Di mana gejala ini bisa dirasakan dalam jangka waktu pendek ataupun jangka waktu panjang. Secara umum, gejala-gejala tersebut meliputi,

1. Demam Ringan

Demam ringan biasanya dialami penderita dengan kenaikan suhu tidak lebih dari 38,3 derajat Celcius. Gejala penyakit pernapasan ini menjadi kunci penting yang membedakan bronkitis dan pneumonia. Maka dari itu, waspadai bila mengalami panas tinggi hingga lebih dari 38,5 derajat Celcius. Kondisi demam tinggi dengan suhu di atas batas tersebut bisa menjadi indikasi pneumonia.

2. Batuk

Batuk menjadi gejala bronkitis paling umum yang biasanya ditandai dengan batuk kering. Kondisi ini hanya berlangsung beberapa hari saja. Selanjutnya, batuk akan berubah menjadi berdahak.

Saat batuk, paru-paru akan mengeluarkan lendir berwarna kuning, hijau, kuning kehijauan, bening, ataupun putih. Jika kondisi penyakit sudah cukup parah atau disebut bronkitis kronis, biasanya dahak keluar disertai dengan darah.

3. Sesak Napas

Sesuai namanya, sesak napas merupakan kondisi ketika penderita mengalami kesulitan untuk bernapas. Kondisi ini terjadi saat paru-paru tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Sehingga paru-paru akan bekerja secara ekstra untuk mendapatkan oksigen yang lebih banyak.

4. Nyeri Dada

Nyeri dada juga sering kali menjadi gejala  dari gangguan pernapasan yang mengakibatkan rasa tidak nyaman di dada. Gejala ini kerap dirasakan ketika penderita sedang batuk atau menarik napas panjang.

5. Hidung Tersumbat

Gejala selanjutnya, yakni hidung tersumbat dan kelelahan yang terjadi terus-menerus. Kondisi ini terjadi karena adanya sumbatan pada saluran hidung yang menghalangi jalannya napas. Salah satu penyebabnya adalah kondisi rongga hidung yang mengalami pembengkakan.

Apabila mengalami hidung tersumbat cukup sering dan terus menerus, bisa jadi ini adalah gejala dari suatu penyakit. Jika sudah begini, tentu penderitanya memerlukan perawatan penyakit pernafasan yang berbeda. Perawatan ini nantinya akan disesuaikan dengan penyebab yang menyertainya.

6. Bronkitis

Gejala bronkitis muncul dalam jangka waktu cukup lama, serta tidak membaik atau hilang setelah beberapa hari. Terkadang, gejala juga kerap muncul kembali setelah sembuh dalam beberapa waktu. Jika terjadi kondisi seperti ini, sebaiknya kunjungilah dokter atau klinik kesehatan. Bisa jadi, gangguan pernapasan ini menjadi gejala bronkitis kronis.

Sedangkan pada usia bayi dan anak-anak, biasanya akan disertai dengan gejala lain. Misalnya saja seperti anak menjadi tidak nafsu makan, lemas, rewel, serta mengalami gangguan tidur. Gejala akan hilang setelah Anda beristirahat dengan cukup dan memenuhi kebutuhan air putih setiap hari.

Oleh karena itu, jangan menganggap remeh gejala penyakit pernapasan. Perhatikan apakah gejala yang muncul hanya terjadi dalam satu waktu dan jangka pendek, atau justru sebaliknya. Memeriksakan diri ke dokter menjadi alternatif tepat bila Anda mengkhawatirkan kondisi ini.

Terpopuler

Leave a comment

Tinggalkan Balasan